
Mojokerto, 17 Agustus 2026.
Seluruh keluarga besar Yayasan Salafiyah Syafiiyah menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Lapangan Utama Yayasan Salafiyah Syafiiyah, Senin (17/8/2026). Upacara yang dimulai pukul 07.00 WIB ini berlangsung khidmat dan penuh semangat kebangsaan hingga selesai.
Upacara peringatan kemerdekaan tahun ini diikuti oleh seluruh siswa-siswi mulai dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA), serta seluruh dewan guru dan staf Yayasan Salafiyah Syafiiyah. Kehadiran seluruh elemen pendidikan di bawah naungan yayasan menjadikan lapangan utama dipadati lautan peserta yang berdiri tegap dalam barisan rapi.
Rangkaian upacara dimulai tepat pukul 07.00 WIB dengan pengibaran bendera Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera (Paskibra) yang terdiri dari siswa-siswi pilihan. Seluruh peserta mengikuti jalannya upacara dengan penuh khidmat—mulai dari penghormatan kepada inspektur upacara, pengibaran bendera diiringi lagu kebangsaan *Indonesia Raya*, pembacaan teks Pancasila, pembacaan teks Proklamasi, mengheningkan cipta, hingga doa bersama untuk para pahlawan bangsa.
Salah satu guru Yayasan Salafiyah Syafiiyah, Bapak Abi Jamroh, S.PdI, menyampaikan makna mendalam di balik pelaksanaan upacara ini.
“Kegiatan ini tidak hanya sebagai rutinitas tahunan, tetapi sebagai sarana untuk menumbuhkan jiwa kesatria nasionalisme dan persatuan Indonesia,” ujar Bapak Abi Jamroh, S.PdI.
Beliau menambahkan bahwa melalui upacara bendera, generasi muda—khususnya siswa-siswi di lingkungan yayasan—diajak untuk tidak sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menginternalisasi nilai-nilai perjuangan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pelajar dan warga negara.
Senada dengan hal tersebut, Bapak Abdulloh, S.Pd turut memberikan pesan penuh makna kepada seluruh peserta upacara.
“Sebagai generasi penerus, kita wajib meneruskan semangat juang para pahlawan yang telah rela berkorban jiwa dan raga demi kemerdekaan bangsa ini. Pengorbanan mereka tidak boleh sia-sia; sudah menjadi tanggung jawab kita untuk mengisi kemerdekaan ini dengan hal-hal yang bermakna,” tegas Bapak Abdulloh, S.Pd.

Keikutsertaan siswa dari jenjang MI hingga MA dalam satu lapangan yang sama menjadi simbol persatuan dan kebersamaan. Siswa-siswi MI tampak antusias berdiri berdampingan dengan kakak-kakak mereka dari MTs dan MA, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental di tengah nuansa nasionalisme yang membara.
Upacara bendera peringatan HUT RI ke-81 di Yayasan Salafiyah Syafiiyah tahun ini kembali menegaskan bahwa semangat kemerdekaan bukan sekadar seremoni, melainkan api yang terus dijaga agar menyala di hati setiap generasi penerus bangsa. Dengan mengusung semangat jiwa kesatria, nasionalisme, dan persatuan, seluruh keluarga besar Yayasan Salafiyah Syafiiyah berkomitmen untuk terus mengisi kemerdekaan dengan prestasi, pengabdian, dan cinta tanah air.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Merdeka!
Nur Kamala Badrisyia – XI INSIGHT