Kegiatan Diklat Jurnalistik Tingkat Madrasah Aliyah (MA) TRENDIS SALAFIYA SYAFI`IYAH memberikan kesempatan kepada para peserta untuk mengenal sekaligus mempraktikkan dasar-dasar jurnalistik. Salah satu kegiatan utama dalam diklat ini adalah presentasi hasil praktik membuat berita. Melalui kegiatan tersebut, peserta tidak hanya belajar memahami teori jurnalistik, tetapi juga dituntut untuk mampu mengolah informasi menjadi sebuah berita yang menarik, jelas, dan sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Dalam sesi presentasi, setiap peserta atau kelompok menyampaikan berita yang telah dibuat berdasarkan hasil pengamatan dan pengumpulan informasi. Berita yang dipresentasikan berupa kegiatan ekstrakulikuler yang ada di MA TRENDIS SALAFIYAH SYAFI`IYAH Peserta menjelaskan isi berita mulai dari judul, teras berita, hingga bagian isi yang memuat informasi secara lebih lengkap. Dalam membuat berita, peserta diarahkan untuk memperhatikan unsur 5W+1H, yaitu what (apa), who (siapa), when (kapan), where (di mana), why (mengapa), dan how (bagaimana). Unsur tersebut menjadi bagian penting agar berita yang dibuat mampu memberikan informasi yang lengkap kepada pembaca.
Presentasi hasil berita juga menjadi ajang bagi peserta untuk melatih kemampuan berbicara di depan umum. Kemudian, mereka mendapatkan tanggapan serta masukan dari pemateri maupun peserta lainnya. Masukan tersebut menjadi bahan evaluasi agar peserta dapat memperbaiki cara menulis dan menyampaikan berita.
Melalui praktik membuat dan mempresentasikan berita, peserta Diklat Jurnalistik Tingkat MA diharapkan mampu memahami proses jurnalistik secara sederhana, mulai dari menemukan peristiwa, mengumpulkan informasi, menulis berita, hingga menyampaikannya kepada orang lain. Kegiatan ini juga dapat menjadi bekal bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan menulis serta berkontribusi dalam publikasi berbagai kegiatan di lingkungan madrasah.
Dengan adanya presentasi hasil membuat berita, kegiatan diklat menjadi lebih interaktif dan aplikatif. Peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang jurnalistik, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam menghasilkan sebuah karya jurnalistik yang dapat dipertanggungjawabkan.
Shavira Zhian Maulidina, XI-SCH